8 Agu 2017

Lima Fakta Menarik tentang Pelatihan Penulisan Berita

Bagi sebagian orang, menulis merupakan momok yang menakutkan. Bukan karena tak bisa berbicara, namun kemampuan untuk menyusun kata-kata setiap orang pasti berbeda. Apalagi jika dikaitkan dengan jam terbang dalam menulis, kemampuan yang sudah sering menuangkan ide dalam tulisan dengan yang hanya sering berbicara lisan, akan terlihat bedanya.

Pusat Pengembangan Perfilman (Pusbangfilm) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penulisan Berita, 18-20 Juni 2017, dengan narasumber dan pemateri dari Aksara Institute. Tujuannya, untuk meningkatkan kapasitas para penulis di lingkungan Kemdikbud umumnya, dan di Pusbangfilm khususnya.

Reynold Sumayku, salah satu pemateri Aksara Institute, sedang menjelaskan penulisan feature. (Aksara Photo)

Selama kegiatan berlangsung, ada beberapa fakta menarik yang dapat diungkap, loh! Yuk, disimak satu per satu.

Usia Bukan Penghalang

Peserta Bimtek memiliki latar belakang usia yang beragam. Mulai dari akhir 20-an hingga 50-an. Tapi soal semangat, jangan ditanya, ya! Seperti pepatah, tua-tua keladi, makin tua makin menjadi! Meski usia tak lagi muda, rasa ingin tahu para peserta cukup besar. Terbukti dengan pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan: beragam dan berisi.

Salah satu praktik dalam pelatihan, mewawancarai narasumber. (Aksara Photo)

Narasumber yang “Menghanyutkan”

Dilihat penampilannya, ketiga narasumber Bimtek hanya memakai kaus oblong dan celana jins. Tapi kemampuan mereka dalam menyampaikan materi patut diacungi jempol. Mereka juga mampu menjawab pertanyaan peserta dengan lugas, namun tetap santai.

Materi yang Matang

Setiap materi yang disampaikan dalam Bimtek sudah disusun rapi sesuai tema. Setiap peserta sudah menerima fotokopi materi sebelum narasumber memulai paparannya, lengkap dengan contoh-contoh penulisan. Keren!

Tetap Semangat Meski Berpuasa

Pelaksanaan Bimtek selama tiga hari di Bogor, Jawa Barat, dilakukan bertepatan dengan bulan Ramadan. Sebagian peserta sedang menjalankan ibadah puasa. Dalam keadaan perut lapar dan tenggorokan haus, semestinya suasana akan lemas juga. Tapi ternyata, antusiasme peserta tetap tinggi.

Para peserta Bimtek Penulisan Berita Pusbangfilm Kemdikbud. (Aksara Photo)

Ada Hadiah

Mengikuti sebuah kegiatan akan jadi lebih menarik jika ada yang dikejar. Sepertinya panitia kegiatan Bimtek paham betul akan hal tersebut. Untuk itu, agar para peserta bersemangat dalam mengikuti rangkaian acara, dibuatlah kompetisi ringan dengan hadiah menarik dari para narasumber. Strategi ini cukup ampuh, karena para peserta berlomba untuk membuat tulisan terbaik.

Jadi setiap kegiatan yang diikuti pasti selalu memiliki nilai positif bukan? Untuk itu, ada baiknya kalau saat ditugaskan pimpinan mengikuti kegiatan harus serius. Siapa tahu bisa dapat hadiah menarik.

 

*Ditulis oleh salah satu peserta Bimbingan Teknis Penulisan Berita yang diselenggarakan Pusbangfilm Kemdikbud bekerja sama dengan Aksara Institute.

Leave a Reply