14 Sep 2019

Satire yang Sempat Dilabeli sebagai Berita Palsu

Media Literacy Council [MLC] Singapura mengklasifikasikan satire sebagai salah satu bentuk berita palsu, selain konteks dan konten palsu, informasi manipulatif, berita menyesatkan, dan konten yang hanya mengejar klik [clickbait].

Klasifikasi itu muncul dalam unggahan yang dibagikan di akun resmi Facebook MLC, 5 September lalu. Unggahan disertai dengan infografis yang menggambarkan jenis konten dan konteks yang dianggap sebagai contoh-contoh berita palsu.

Namun, unggahan tersebut dengan cepat menuai reaksi. Para pengikut akun Facebook MLC tidak setuju dengan klasifikasi bahwa satire merupakan bagian dari berita palsu.

Dua hari berselang, MLC menarik unggahan tersebut dan menyatakan permintaan maaf di akun yang sama keesokan harinya, Minggu [8/9].

Foto: Pixabay

“Kami menyadari bahwa unggahan dan inforgrafis itu memunculkan impresi yang salah bahwa satire merupakan berita palsu, yang sebenarnya tidak dimaksudkan demikian. Kami meminta maaf untuk kebingungan yang terjadi dan kami akan mempelajari ulang materi kami,” kata MLC.

MLC juga mengucapkan terima kasih karena pembaca mereka memberi perhatian terhadap materi infografis yang salah tersebut. MLC merupakan badan resmi di bawah pemerintah Singapura yang ditujukan untuk menciptakan lingkungan online yang aman untuk bekerja dan bermain.

“Untuk menciptakan Internet yang lebih baik bagi kepentingan bersama, MLC mendorong setiap orang untuk menggunakan nilai-nilai pokok literasi media,” mengutip laman MLC.

Sementara itu, Rancangan Undang-Undang [RUU] tentang Perlindungan atas Informasi Palsu dan Manipulasi Online yang disahkan otoritas Singapura awal tahun ini tidak mencakup opini, kritik, satire, atau parodi.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia [KBBI], satire adalah gaya bahasa yang dipakai dalam kesusasteraan untuk menyatakan sindiran terhadap suatu keadaan atau seseorang. Satire berarti sindiran atau ejekan.

Berdasarkan kamus Merriam-Webster, satire merupakan karya sastra yang mengejek atau mencemooh kejahatan dan kebodohan manusia. Satire juga berarti humor atau sarkasme yang digunakan untuk mengekspos dan mendiskreditkan kejahatan atau kebodohan. [dka]

Leave a Reply