14 Okt 2019

Dugaan Melanggar Hak Cipta, Fotografer Gugat Tribunnews

Jefri Targian, pewarta foto paruh waktu, menggugat PT Tribun Digital Online atau Tribunnews.com atas dugaan pelanggaran hak cipta. Tribunnews.com disebut menggunakan foto Jefri tanpa izin dan mengunggahnya untuk artikel-artikel berita di media tersebut.

Foto merupakan salah satu karya cipta yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 28 tahun 2014 tentang Hak Cipta. Foto yang digunakan Tribunnews.com tanpa izin adalah foto Arya Permana, seorang anak asal Karawang, Jawa Barat, yang mengalami obesitas. Foto-foto tersebut pertama kali didistribusikan oleh Kantor Berita Barcroft asal Inggris dengan Jefri sebagai pemilik hak cipta.

Kuasa hukum dari LBH Pers Gading Yonggar Ditya (dua kiri) berbicara kepada Ahmad Rifad dari Ditjen HKI yang menjadi salah satu saksi Tribunnews dalam sidang gugatan penggunaan foto tanpa izin di PN Jakarta Pusat, Kamis, 19 September 2019. (Foto: JeftaImages)

Gading Yonggar Ditya, kuasa hukum Jefri dari LBH Pers, mengatakan, di dalam fakta persidangan, Tribunnews.com selaku Tergugat tidak dapat membuktikan bahwa penggunaan karya fotografi tersebut sudah melalui prosedur izin kepada Jefri. Jefri sebagai Penggugat juga telah mengajukan beberapa alat bukti berupa artikel berita yang seluruhnya menggunakan karya fotografi miliknya.

“Keseluruhan karya fotografi milik Penggugat digunakan secara sepihak tanpa izin, meskipun Tergugat mengetahui dengan jelas teradapat nama pencipta pada karya fotografi tersebut,” kata Gading dalam keterangan pers, Minggu lalu (13/10).

Atas penggunaan tanpa izin tersebut, kata Gading, Penggugat mendallilkan bahwa tindakan tersebut diduga melanggar Pasal 9 ayat 3 UU Hak Cipta yang berbunyi: “Setiap orang yang tanpa izin Pencipta atau Pemegang Hak Cipta dilarang melakukan Penggandaan dan/atau Penggunaan Secara Komersial Ciptaan.”

Selain itu, Gading melanjutkan, Tergugat diduga melanggar Peraturan Dewan Pers Nomor 1/Peraturan-DP/III/2012 tentang Pedoman Pemberitaan Media Siber Khususnya pada poin 7 yang menyatakan: “Media siber wajib menghormati hak cipta sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.”

“Harus ada izin penggunaan dan disertai kompensasi. Seandainya dari pihak Tergugat izin terlebih dahulu, tidak perlu sampai ada pengajuan gugatan ke pengadilan niaga,” tutur Gading.

Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Jakarta Grandyos Zafna berharap Jefri memenangkan gugatan perdata tersebut. Pada Kamis, 17 Oktober mendatang, majelis hakim Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat akan membacakan putusan atas gugatan tersebut.

Menurut Grandy, PFI Jakarta sangat mendukung langkah hukum yang diambil Jefri. “Untuk membawa kasus ke pengadilan, dibutuhkan keberanian dan kesiapan. Kami mendukung Bang Jefri yang sudah berani membawa masalah ini hingga ke Pengadilan dan menggugat ketika karyanya diambil orang,” ujar Grandy.

 

Sementara itu, mengutip artikel berita di laman Tribunnews.com, ahli hukum pers Wina Armada Sukardi mengatakan, penggunaan foto antarmedia untuk pemberitaan diperbolehkan. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sidang, Kamis, 12 September lalu.

Menurut Wina, masih merujuk pada artikel Tribunnews, hal tersebut merupakan sesuatu yang biasa dalam dunia jurnalistik. Penyebutan sumber foto adalah bentuk kejujuran dalam menyampaikan berita.

“Apabila dikutip oleh media lain dengan menyebutkan sumbernya, karena ini berita aktual, dalam hukum pers diperbolehkan,” kata Wina. (arw/aks)

 

 

 

Leave a Reply