20 Okt 2015

Pertajam Fokus Penulisan Lewat Penentuan Angle

“Warga Tayan Hilir Gunakan Drone untuk Selamatkan Wilayahnya dari Industri Tambang, Perkebunan Sawit, dan Karet”.

Itu adalah judul yang ditulis salah satu peserta The Writer’s Workshop pada pekan kelima, 4 Oktober 2015.

Terlampau panjang memang, mengingat kesepakatan maksimal tujuh kata pada judul. Tetapi tetap saja, tajuk di atas cukup menarik perhatian seisi kelas.

Menurut para pemateri workshop, “penggunaan drone untuk selamatkan wilayah” merupakan kata kunci yang bisa menarik perhatian pembaca. Namun setelah dibaca, penjelasan lebih lanjut mengenai “penggunaan drone” tidak ada dalam paragraf dua hingga enam, dan baru muncul pada paragraf ketujuh.

Peserta The Writer's Worksop sedang berlatih melakukan wawancara. (Foot: Peserta)

Dalam penulisan berita, terutama berita langsung (straight news), judul adalah cerminan isi berita. Dalam judul berita ini, ulasan mengenai “penggunaan drone” harus dibahas tuntas sebagai isu utama penulisan berita. Sisi lain yang ingin ditulis sebagai pendukung isu utama bisa ditulis kemudian.

Untuk itulah, penting bagi jurnalis atau pun penulis untuk menentukan angle sebelum menulis berita. Tanpa penentuan angle dan diikuti judul, akan sulit bagi jurnalis untuk bisa mempertajam fokus penulisan.

Bagi beberapa pemula, bahkan yang sudah satu dua tahun menjadi jurnalis, menentukan angle memang masih menjadi momok tersendiri. Mengatasi kesulitan itu, ada beberapa langkah teknis yang perlu dilakukan.

Langkah dimaksud yaitu membaca perkembangan informasi terkini; melakukan riset kecil; menghubungi narasumber untuk meminta data terbaru; serta mempelajari dan memilih data tersebut.

Sudah melakukan langkah-langkah di atas tetapi masih sulit menentukan angle? Berlatih. Karena kemampuan menulis hanya bisa dikuasai dengan terus menerus melakukan praktik.

Tak ada diskusi berbulan-bulan yang bisa membuat seseorang menjadi mahir menulis. Yang harus dilakukan untuk memulai menulis adalah dengan menulis itu sendiri.

The desire to write grows with writing. (Desiderius Erasmus)

Leave a Reply